Wonokitri dan Kearifan Lokal

Dari desa Wonokitri, kami menggali kearifan lokal yang menghilangkan barrier dalam aksesibilitas pelayanan kesehatan.
Dalam struktur masyarakat di Wonokitri, ada 2 pemangku kepentingan yang bersinergi. Kepala Desa sebagai pemangku kepentingan administratif desa, dan Pak Dukun sebagai kepala adat.

Pak Dukun (foto:ditengah) bernama Supayadi sudah 17 tahun mengabdi sebagai kepala adat di Wonokitri. Dia dibantu oleh 8 orang perangkat adat yang terdiri dari Pak Legen (Menyiapkan kelengkapan upacara adat), Pak Sepuh (Menyiapkan acara upacara kematian) dan Pak Sanggar (Sebagai penyedia tempat upacara/ritual). Posisi Pak Dukun diperoleh setelah mengikuti ujian Mulunen pada ritual Kasodo di Bromo dan atas dasar musyawarah desa.

#KajianAksesibilitasKesehatan
#TosariBromo – at Desa Wonokitri Bromo

View on Path