Kadang saya kasian dengan anak muda sekarang dan kita yang hidup di dunia saat ini. Terlebih di Indonesia. Semua informasi dari media entah itu berbasis sosial media atau berita elektronik lainnya didominasi oleh informasi “sampah”. Mulai menjual isu agama yang sumpah butuh tabbayun ekstra, masalah kemiskinan yang diobral demi popularitas tokoh, masalah pemerkosaan dan kekerasan yang diumbar tanpa etika jurnalistik, dan lain-lainnya. Sedih, berbagai platform di socmed juga mencomot isi berita yang banyak abal-abalnya. Semuanya bertujuan menarik komentar, menaikkan traffic user,ah…. Ingin rasanya meninggalkan ini semua dan kembali ke jaman Nokia 3310 dan Radio.

Tapi apa bisa?

Cengkraman era 2.0 sudah begitu kuat. Saya mulai lelah melawannya 😂😂

View on Path